Aku melihat
orang-orang di negeriku
Saling
bertengkar dan berperang
Dan airmatalah
yang mejadi saksi yang diam
Nyawa dan
raga tak ada harga kita melihatnya.
Aku melihat
negeriku, bagai melihat api
Yang sedang
membakar jerami di luas lahan
Satu juta
hektar terbentang.
Aku melihat
darah, aku melihat daging
Di panggang
atas nafsu
Mengerang,
menjerit dalam nyala api yang tinggi.
Ribuan berita
di surat kabar pagi ini
Mengabarkan kepada
pohon, rimba dan laut
Bahwa tadi
malam ada yang dipenggal kepalanya
Dengan sembilu
yang keji, dengan amarah yang besar
Sambil ada
yang berteriak
Kitalah
penguasa tanah ini.
Aku melihat
negeriku
Banyak sekali
orang-orang bermata hitam
Dan berhati
yang sangat gelap
Cinta seakan
benar-benar jadi hilang
Kasih
seolah-olah tidak pernah
Ada di luas
negeriku.
0 komentar:
Poskan Komentar